Efisiensi bahan bakar kini menjadi hal yang diidam-idamkan bagi setiap kalangan masyarakat, terutama mereka yang memiliki mobilitas tinggi dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Keadaan tersebut, seringkali mendorong kita untuk memilih berkendara dengan menggunakan kendaraan roda dua atau sepeda motor, sarana transportasi yang lincah dan mudah untuk mengakses gang-gang sempit dalam rangka menghindari padatnya lalu lintas yang kian parah.
Di tengah kondisi tersebut, harapan terhadap konsumsi bahan bakar agar tetap hemat tentu saja semakin mendesak. Tak hanya itu, intensnya penggunaan sepeda motor turut menuntut operasional mesin kendaraan untuk bekerja secara optimal. Selanjutnya, kondisi ini juga diperparah dengan keterbatasan waktu untuk melakukan perawatan dan perbaikan rutin pada motor dan mampu membuat konsumsi bahan bakar tidak efisien.
Oleh karena itu, diperlukan solusi cerdas yang mampu menyeimbangkan tingginya mobilitas, efisiensi bahan bakar, dan keandalan operasional mesin dengan tips berikut ini!
Gunakan Motor dengan Sistem Injeksi
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh enam mahasiswa dari Universitas Negeri Semarang pada bulan Juni 2025 menunjukkan bahwa motor dengan sistem injeksi memiliki keunggulan yang signifikan daripada motor dengan sistem karburator. Motor dengan sistem injeksi mampu menempuh jarak 50 kilometer hanya dengan satu liter bahan bakar. Sedangkan, motor dengan sistem karburator hanya mampu menempuh jarak 35 kilometer untuk setiap liter bahan bakarnya. Melalui hal ini, dapat diketahui bahwa motor berteknologi injeksi menawarkan performa yang lebih hemat.
Sesuaikan Beban Penumpang/Muatan
Kendaraan yang mengangkut beban lebih besar dari kapasitas normal cenderung menghabiskan bahan bakar secara berlebihan dan mengganggu performa mesin. Hal ini memaksa motor bekerja lebih keras dan pedal gas perlu ditekan lebih dalam guna menghasilkan dorongan yang mampu menggerakan beban berat tersebut. Dengan demikian, sistem pembakaran pada kendaraan roda dua memerlukan konsumsi bahan bakar yang lebih besar untuk menghasilkan tenaga yang memadai. Sebaliknya, jika ingin konsumsi bahan bakar lebih hemat dan penggunaannya lebih optimal, hindarilah membawa beban berlebih.
Stabilkan Kecepatan saat Berkendara
Mengoperasikan kendaraan secara bijak dan terencana akan menghemat dan meningkatkan efisiensi penggunaan bahan bakar. Aksi menghindari akselerasi secara mendadak menjadi salah satu kunci untuk mencapai hal tersebut karena mesin kendaraan tidak perlu memompa bahan bakar dalam jumlah besar untuk menghasilkan tenaga instan. Jika kendaraan melaju dengan akselerasi yang stabil, maka konsumsi kendaraan akan bahan bakar menjadi lebih hemat. Penting bagi pengendara untuk tidak menginjak pedal gas dengan agresif atau mengerem secara mendadak. Melalui penerapan gaya mengemudi yang terkontrol, efisiensi bahan bakar pada kendaraan akan tercapai dan usia pakai kendaraan akan meningkat.
Muatan dan Massa Penumpang yang Berlebih, Menjadi Salah Satu Indikasi Keausan Ban.Total massa, baik yang berasal dari muatan maupun penumpang pada ken...
PT Astra Honda Motor (AHM) telah resmi menerbitkan produksi motor Honda Scoopy yang terbaru. Kali ini honda scoopy hadir dengan tampilan lebih mewah...
Aki pada motor digunakan untuk menyalurkan daya listrik pada mesin. Aki sangat dibutuhkan untuk menyalakan motor maupun menopang sistem kelistrikan da...
Ketika berada di jalan, terkadang menemui permukaan yang kurang halus dan menyebabkan motor berguncang maupun bergetar. Shock Absorber yang terpasang...
Berdasarkan prediksi cuaca yang diperkirakan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), memprediksi negara Indonesia akan mengalami pu...
PRESS RELEASE Sukses di Tangerang, Shop&Drive Kembali Tambah Gerai Shop&Bike di daerah Bekasi dan Depok Bisnis ritel modern otomotif milik Ast...